sajak

Menulis Bertinta Darah

Pribadi

Menulis tak kenal lelah
Penatnya tak kenal marah
Usahanya tak kenal pasrah
Hasilnya kuntum merekah
Nama terukir dalam sejarah

Menulis tak kenal ampun
Rangkai kata sudah terhimpun
Balut sajak berbaju pantun
Sebagai pedoman akhlak yang santun

Aku tidak kenal lelah
Karena penaku tetap melangkah
Aku tidak kenal pasrah
Karena tintaku tidak tercurah
Aku tidak kenal marah
Karena emosiku tetap terarah
Yang ku kenal hanya gairah
Karena menulis bertinta darah

Oleh: faisal fahmi marpaung

2 tanggapan untuk “Menulis Bertinta Darah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.